Nathaniel Wijaya – Menampilkan Kebudayaan Indonesia dalam Desain

img_5786

Seorang desainer haruslah mempunyai jati diri yang tegas dan inspiratif sehingga menjadi identitas bagi sang desainer. Salah satu contohnya terlihat pada sosok desainer Nathaniel Wijaya, Founder & CEO Levendig Interior & Architecture.

NATHANIEL MEMPERKENALKAN produk-produk furniturenya yang terinspirasi dari kebudayaan Indonesia. Dalam mendesain, ia selalu menggunakan unsur-unsur traditional seperti dari motif batik khas Cirebon, Toraja, motif Yogyakarta, dan motif Surakarta. Motif-motif tersebut ia aplikasikan pada produk meja, wardrobe, serta credenza yang didesainnya secara modern.

Dimulai sejak tahun 2013, Nathaniel mengeksplorasi material tembaga buatan pengrajin Boyolali, Jawa Tengah, yang dibuat menjadi produk bermotif tradisional. “Produk dibuat secara detail dengan mengaplikasikan unsur budaya Indonesia. Dalam hal ini, jarang ada barang kerajinan tembaga yang diaplikasikan pada produk furnitur,” ujar Nathaniel.

Sampai saat ini, Nathaniel tetap fokus pada segala aspek desain, mulai dari gambar teknik, proses konstruksi, perlengkapan furnitur, perencanaan ruang, efisiensi, keamanan dan kenyamanan, warna sampai gaya desainnya. “Saya terus menciptakan sesuatu yang orisinil sesuai dengan identitas konsumen, juga mengangkat tema ‘Budaya Indonesia’ di setiap desain. Saya ingin mengubah persepsi budaya Indonesia yang berkesan monoton dan kaku menjadi sesuatu yang lebih inovatif, stylish, dan elegan,” ujar Nathaniel.

Nathaniel menampilkan beragam kebudayaan Indonesia dengan tampilan internasional sehingga budaya Indonesia menjadi terlihat lebih menarik untuk semua kalangan dan semua usia. Nathaniel mengatakan bahwa banyak orang yang masih menganggap budaya tradisional itu terkesan kuno dan ketinggalan zaman, budaya Indonesia juga dapat tampil keren dan modern. “Umumnya, ruang kerja itu terkesan kaku dan tidak inspiratif. Dalam hal ini, saya mencoba untuk mengubahnya menjadi lebih santai, rileks, imajinatif, dan inspiratif sehingga membuat orang yang ada di dalamnya merasa lebih nyaman,” tegas Nathaniel.

Menurut Nathaniel, dalam mendesain sebuah ruang kerja, khususnya untuk penggunaan produk wardrobe dan credenza TV, pihaknya menambahkan fitur Automatic System sehingga dapat diakses menggunakan remote control. Dengan keunikan tersebut, produknya banyak digunakan tidak hanya pada rumah tinggal, tetapi pada interior kantor ataupun kafe.

Dalam bulan November 2016 mendatang, Nathaniel akan mengadakan pameran furnitur 12 seri. Pameran tersebut akan dibuat oleh Levendig dengan menggunakan kain print motif batik, busa foam yang kedap akan getaran, serta elemen besi tempa dengan rangka kayu.

— Foto : Akhamul Hakim – Doc. Levendig.

— Teks : Didan N. Sardjono (Griya Asri Magazine – September 2016)

Unveiling The Hidden Treasure

Meeting Room – Jakarta

Follow us Now :
FB Icon Insta Icon Twitter Icon

Leave a Reply