UNVEILING THE HIDDEN TREASURE by LEVENDIG

nathaniel-wijaya-ceo-levendig-interior-700x1244

Sejak mulai berdiri pada tahun 2013, Levendig Interior dan Arsitektur terus berupaya mengangkat budaya Indonesia dalam setiap desainnya yang berkualitas, orisinil, innovatif, dan kreatif yang sesuai dengan karakteristik dan gaya hidup kustomer. Levendig juga selalu berusaha untuk mengaplikasikan kebudayaan Indonesia agar perkembangan kebudayaan Indonesia selaras dengan majunya perkembangan teknologi.

Dengan terus berinovasi dalam penciptaan karyanya, maka pada Hari Selasa (01/11/2016), Levendig mengenalkan koleksinya berupa 12 buah kursi kerja yang terinspirasi dari Pranoto Mongso. Pranoto Mongso merupakan sistem penanggalan zodiak Jawa yang telah dikenal sejak 560 sebelum masehi. Penanggalan zodiak Jawa ini membagi satu tahun menjadi 4 musim (mongso). Ke empat musim itu adalah ketiga (musim panen), labuh (musim kering), rendheng (musim penghujan) dan mareng (musim semi). Dari masing-masing musim tersebut memiliki 3 buah zodiak. Berkaca dari hal tersebut, Levendig menciptakan kursi kerja yang mengangkat batik dari 12 kota besar di Jawa: Bogor (Batik Kujang Kijang), Yogyakarta (Batik Ceplok Grompol), Wonosobo (Batik Carica), Bandung (Batik Jalak Harupat), Cirebon (Batik Mega Mendung), Garut (Batik Merak Ngibing), Solo (Batik Babon Angrem Riningan), Puwokerto (Batik Banyumasan), Malang (Batik Tugu Malang), Semarang (Batik Asem Tugu Muda), Surabaya (Batik Ikan Sura dan Buaya), dan Jakarta (Batik Ciliwung Marunda).

Agar koleksi produk Pranoto Mongso ini dapat diterima dan dinikmati oleh semua orang, Levendig berinovasi penciptaan kursi kerja ini. Ke 12 kursi kerja ini menggunakan mahogani solid frame, organic latex, carbon wheel, mechanical system baja, dacron, luxury printed drill, premium leather (untuk tipe Jakarta dan Surabaya), dan wider handmade support. Kursi kerja ini tidak hanya membuat nyaman si pengguna tetapi juga memiliki filosofi yang baik yang dibawa dari nilai-nilai budaya Indonesia.

Tidak hanya memajukan Indonesia lewat kebudayan yang diangkat oleh Levendig, dalam even ini Levendig juga turut menyumbangkan 10% dari setiap penjualan unit kepada Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach dalam program Professional Development Courses for Educators. Program ini merupakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru-guru di Indonesia. “Saya sebagai generasi muda Indonesia merasa bertanggung jawab untuk memajukan Negara Republik Indonesia. Saya berharap Indonesia menjadi negara yang besar, maju, dan sejahtera,” Ujar Nathaniel Wijaya, CEO Levendig Interior.

— Foto & Teks : Bambang Purwanto – Doc. Levendig. (Home Diary Magazine)

Unveiling The Hidden Treasure by Levendig (Home Diary Magazine)

Follow us Now :
FB Icon Insta Icon Twitter Icon

Leave a Reply